Sunday, February 26, 2012

comel x phone saye....:)

OS Android OS, v2.3 (Gingerbread), planned upgrade to v4.0
Chipset Qualcomm MSM8255 Snapdragon
CPU 1 GHz Scorpion
GPU Adreno 205

kisah umar al khattab

"Ya Allah...buatlah Islam ini kuat dengan masuknya salah satu dari kedua orang ini. Amr bin Hisham atau Umar bin Khattab." Salah satu dari doa Rasulullah pada saat Islam masih dalam tahap awal penyebaran dan masih lemah. Doa itu segera dikabulkan oleh Allah. Allah memilih Umar bin Khattab sebagai salah satu pilar kekuatan islam, sedangkan Amr bin Hisham meninggal sebagai Abu Jahal.
Umar bin Khattab dilahirkan 12 tahun setelah kelahiran Rasulullah saw. Ayahnya bernama Khattab dan ibunya bernama Khatmah. Perawakannya tinggi besar dan tegap dengan otot-otot yang menonjol dari kaki dan tangannya, jenggot yang lebat dan berwajah tampan, serta warna kulitnya coklat kemerah-merahan.
Beliau dibesarkan di dalam lingkungan Bani Adi, salah satu kaum dari suku Quraisy. Beliau merupakan  khalifah kedua didalam islam setelah Abu Bakar As Siddiq.
Nasabnya adalah Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qarth bin Razah bin 'Adiy bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada kakeknya Ka'ab. Antara beliau dengan Nabi selisih 8 kakek. lbu beliau bernama Hantamah binti Hasyim bin al-Mughirah al-Makhzumiyah. Rasulullah memberi beliau "kun-yah" Abu Hafsh (bapak Hafsh) karena Hafshah adalah anaknya yang paling tua; dan memberi "laqab" (julukan) al Faruq.

Umar bin Khattab masuk Islam
Sebelum masuk Islam, Umar bin Khattab dikenal sebagai seorang yang keras permusuhannya dengan kaum Muslimin, bertaklid kepada ajaran nenek moyangnya, dan melakukan perbuatan-perbuatan jelek yang umumnya dilakukan kaum jahiliyah, namun tetap bisa menjaga harga diri. Beliau masuk Islam pada bulan Dzulhijah tahun ke-6 kenabian, tiga hari setelah Hamzah bin Abdul Muthalib masuk Islam.
Ringkas cerita, pada suatu malam beliau datang ke Masjidil Haram secara sembunyi-sembunyi untuk mendengarkan bacaan shalat Nabi. Waktu itu Nabi membaca surat al-Haqqah. Umar bin Khattab kagum dengan susunan kalimatnya lantas berkata pada dirinya sendiri- "Demi Allah, ini adalah syair sebagaimana yang dikatakan kaum Quraisy." Kemudian beliau mendengar Rasulullah membaca ayat 40-41 (yang menyatakan bahwa Al Qur'an bukan syair), lantas beliau berkata, "Kalau begitu berarti dia itu dukun." Kemudian beliau mendengar bacaan Nabi ayat 42, (Yang menyatakan bahwa Al-Qur'an bukan perkataan dukun.) akhirnya beliau berkata, "Telah terbetik lslam di dalam hatiku." Akan tetapi karena kuatnya adat jahiliyah, fanatik buta, pengagungan terhadap agama nenek moyang, maka beliau tetap memusuhi Islam.
Kemudian pada suatu hari, beliau keluar dengan menghunus pedangnya bermaksud membunuh Nabi. Dalam perjalanan, beliau bertemu dengan Nu`aim bin Abdullah al 'Adawi, seorang laki-laki dari Bani Zuhrah. Lekaki itu berkata kepada Umar bin Khattab, "Mau kemana wahai Umar?" Umar bin Khattab menjawab, "Aku ingin membunuh Muhammad." Lelaki tadi berkata, "Bagaimana kamu akan aman dari Bani Hasyim dan Bani Zuhrah, kalau kamu membunuh Muhammad?" Maka Umar menjawab, "Tidaklah aku melihatmu melainkan kamu telah meninggalkan agama nenek moyangmu." Tetapi lelaki tadi menimpali, "Maukah aku tunjukkan yang lebih mencengangkanmu, hai Umar? Sesuugguhnya adik perampuanmu dan iparmu telah meninggalkan agama yang kamu yakini."
Kemudian dia bergegas mendatangi adiknya yang sedang belajar Al Qur'an, surat Thaha kepada Khabab bin al Arat. Tatkala mendengar Umar bin Khattab datang, maka Khabab bersembunyi. Umar bin Khattab masuk rumahnya dan menanyakan suara yang didengarnya. Kemudian adik perempuan Umar bin Khattab dan suaminya berkata, "Kami tidak sedang membicarakan apa-apa." Umar bin Khattab menimpali, "Sepertinya kalian telah keluar dari agama nenek moyang kalian." Iparnya menjawab, "wahai Umar, apa pendapatmu jika kebenaran itu bukan berada pada agamamu?"  Mendengar ungkapan tersebut Umar bin Khattab memukulnya hingga terluka dan berdarah, karena tetap saja saudaranya itu mempertahankan agama Islam yang dianutnya, Umar bin Khattab berputus asa dan menyesal melihat darah mengalir pada iparnya.
Umar bin Khattab berkata, 'Berikan kitab yang ada pada kalian kepadaku, aku ingin membacanya.' Maka adik perempuannya berkata," Kamu itu kotor. Tidak boleh menyentuh kitab itu kecuali orang yang bersuci. Mandilah terlebih dahulu!" lantas Umar bin Khattab mandi dan mengambil kitab yang ada pada adik perempuannya. Ketika dia membaca surat Thaha, dia memuji dan muliakan isinya, kemudian minta ditunjukkan keberadaan Rasulullah.
Tatkala Khabab mendengar perkataan Umar bin Khattab, dia muncul dari persembunyiannya dan berkata, "Aku akan beri kabar gembira kepadamu, wahai Umar! Aku berharap engkau adalah orang yang didoakan Rasulullah pada malam Kamis, 'Ya Allah, muliakan Islam.dengan Umar bin Khatthab atau Abu Jahl (Amru) bin Hisyam.' Waktu itu, Rasulullah berada di sebuah rumah di daerah Shafa." Umar bin Khattab mengambil pedangnya dan menuju rumah tersebut, kemudian mengetuk pintunya. Ketika ada salah seorang melihat Umar bin Khattab datang dengan pedang terhunus dari celah pintu rumahnya, dikabarkannya kepada Rasulullah. Lantas mereka berkumpul. Hamzah bin Abdul Muthalib bertanya, "Ada apa kalian?" Mereka menjawab, 'Umar (datang)!" Hamzah bin Abdul Muthalib berkata, "Bukalah pintunya. Kalau dia menginginkan kebaikan, maka kita akan menerimanya, tetapi kalau menginginkan kejelekan, maka kita akan membunuhnya dengan pedangnya." Kemudian Nabi menemui Umar bin Khattab dan berkata kepadanya. "... Ya Allah, ini adalah Umar bin Khattab. Ya Allah, muliakan Islam dengan Umar bin Khattab." Dan dalam riwayat lain: "Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan Umar."
Seketika itu pula Umar bin Khattab bersyahadat, dan orang-orang yang berada di rumah tersebut bertakbir dengan keras. Menurut pengakuannya dia adalah orang yang ke-40 masuk Islam. Abdullah bin Mas'ud berkomentar, "Kami senantiasa berada dalam kejayaan semenjak Umar bin Khattab masuk Islam."

Kepemimpinan Umar bin Khattab
Keislaman beliau telah memberikan andil besar bagi perkembangan dan kejayaan Islam. Beliau adalah pemimpin yang adil, bijaksana, tegas, disegani, dan selalu memperhatikan urusan kaum muslimin. Pemimpin yang menegakkan ketauhidan dan keimanan, merobohkan kesyirikan dan kekufuran, menghidupkan sunnah dan mematikan bid'ah. Beliau adalah orang yang paling baik dan paling berilmu tentang al-Kitab dan as-Sunnah setelah Abu Bakar As Siddiq.
Kepemimpinan Umar bin Khattab tak seorangpun yang dapat meragukannya. Seorang tokoh besar setelah Rasulullah SAW dan Abu Bakar As Siddiq. Pada masa kepemimpinannya kekuasaan islam bertambah luas. Beliau berhasil menaklukkan Persia, Mesir, Syam, Irak, Burqah, Tripoli bagian barat, Azerbaijan, Jurjan, Basrah, Kufah dan Kairo.
Dalam masa kepemimpinan sepuluh tahun Umar bin Khattab itulah, penaklukan-penaklukan penting dilakukan Islam. Tak lama sesudah Umar bin Khattab memegang tampuk kekuasaan sebagai khalifah, pasukan Islam menduduki Suriah dan Palestina, yang kala itu menjadi bagian Kekaisaran Byzantium. Dalam pertempuran Yarmuk (636), pasukan Islam berhasil memukul habis kekuatan Byzantium. Damaskus jatuh pada tahun itu juga, dan Darussalam menyerah dua tahun kemudian. Menjelang tahun 641, pasukan Islam telah menguasai seluruh Palestina dan Suriah, dan terus menerjang maju ke daerah yang kini bernama Turki. Tahun 639, pasukan Islam menyerbu Mesir yang juga saat itu di bawah kekuasaan Byzantium. Dalam tempo tiga tahun, penaklukan Mesir diselesaikan dengan sempurna.
Penyerangan Islam terhadap Irak yang saat itu berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Persia telah mulai bahkan sebelum Umar bin Khattab naik jadi khalifah. Kunci kemenangan Islam terletak pada pertempuran Qadisiya tahun 637, terjadi di masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Menjelang tahun 641, seseluruh Irak sudah berada di bawah pengawasan Islam. Dan bukan hanya itu, pasukan Islam bahkan menyerbu langsung Persia dan dalam pertempuran Nehavend (642), mereka secara menentukan mengalahkan sisa terakhir kekuatan Persia. Menjelang wafatnya Umar bin Khattab di tahun 644, sebagian besar daerah barat Iran sudah terkuasai sepenuhnya. Gerakan ini tidak berhenti tatkala Umar bin Khattab wafat. Di bagian timur mereka dengan cepat menaklukkan Persia dan bagian barat mereka mendesak terus dengan pasukan menyeberang Afrika Utara.
Selain pemberani, Umar bin Khattab juga seorang yang cerdas. Dalam masalah ilmu diriwayatkan oleh Al Hakim dan Thabrani dari Ibnu Mas’ud berkata, ”Seandainya ilmu Umar bin Khattab diletakkan pada tepi timbangan yang satu dan ilmu seluruh penghuni bumi diletakkan pada tepi timbangan yang lain, niscaya ilmu Umar bin Khattab lebih berat dibandingkan ilmu mereka. Mayoritas sahabatpun berpendapat bahwa Umar bin Khattab menguasai 9 dari 10 ilmu. Dengan kecerdasannya beliau menelurkan konsep-konsep baru, seperti menghimpun Al Qur’an dalam bentuk mushaf, menetapkan tahun hijriyah sebagai kalender umat Islam, membentuk kas negara (Baitul Maal), menyatukan orang-orang yang melakukan sholat sunah tarawih dengan satu imam, menciptakan lembaga peradilan, membentuk lembaga perkantoran, membangun balai pengobatan, membangun tempat penginapan, memanfaatkan kapal laut untuk perdagangan, menetapkan hukuman cambuk bagi peminum "khamr" (minuman keras) sebanyak 80 kali cambuk, mencetak mata uang dirham, audit bagi para pejabat serta pegawai dan juga konsep yang lainnya.
Namun dengan begitu beliau tidaklah menjadi congkak dan tinggi hati. Justru beliau seorang pemimpin yang zuhud lagi wara’. Beliau berusaha untuk mengetahui dan memenuhi kebutuhan rakyatnya. Dalam satu riwayat Qatadah berkata, ”Pada suatu hari Umar bin Khattab memakai jubah yang terbuat dari bulu domba yang sebagiannnya dipenuhi dengan tambalan dari kulit, padahal waktu itu beliau adalah seorang khalifah, sambil memikul jagung ia lantas berjalan mendatangi pasar untuk menjamu orang-orang.” Abdullah, puteranya berkata, ”Umar bin Khattab berkata, ”Seandainya ada anak kambing yang mati di tepian sungai Eufrat, maka umar merasa takut diminta pertanggung jawaban oleh Allah SWT.”
Beliaulah yang lebih dahulu lapar dan yang paling terakhir kenyang, Beliau berjanji tidak akan makan minyak samin dan daging hingga seluruh kaum muslimin kenyang memakannya…
Tidak diragukan lagi, khalifah Umar bin Khattab adalah seorang pemimpin yang arif, bijaksana dan adil dalam mengendalikan roda pemerintahan. Bahkan ia rela keluarganya hidup dalam serba kekurangan demi menjaga kepercayaan masyarakat kepadanya tentang pengelolaan kekayaan negara. Bahkan Umar bin Khattab sering terlambat salat Jum'at hanya menunggu bajunya kering, karena dia hanya mempunyai dua baju.
Kebijaksanaan dan keadilan Umar bin Khattab ini dilandasi oleh kekuatirannya terhadap rasa tanggung jawabnya kepada Allah SWT. Sehingga jauh-jauh hari Umar bin Khattab sudah mempersiapkan penggantinya jika kelak dia wafat. Sebelum wafat, Umar berwasiat agar urusan khilafah dan pimpinan pemerintahan, dimusyawarahkan oleh enam orang yang telah mendapat ridha Nabi SAW. Mereka adalah Utsman bin AffanAli bin Abu ThalibThalhah bin UbaidilahZubair binl AwwamSa'ad bin Abi Waqqash, dan Abdurrahman bin Auf. Umar menolak menetapkan salah seorang dari mereka, dengan berkata, aku tidak mau bertanggung jawab selagi hidup sesudah mati. Kalau AIlah menghendaki kebaikan bagi kalian, maka Allah akan melahirkannya atas kebaikan mereka (keenam orang itu) sebagaimana telah ditimbulkan kebaikan bagi kamu oleh Nabimu.
Wafatnya Umar bin Khattab
Pada hari Rabu bulan Dzulhijah tahun 23 H Umar Bin Kattab wafat, Beliau ditikam ketika sedang melakukan Shalat Subuh oleh seorang Majusi yang bernama Abu Lu’luah, budak milik al-Mughirah bin Syu’bah diduga ia mendapat perintah dari kalangan Majusi. Umar bin Khattab dimakamkan di samping Nabi saw dan Abu Bakar as Siddiq, beliau wafat dalam usia 63 tahun.

Diary Seorang IBU

Diary Seorang IBU

 25 Mei 2009-
 Today is my birthday...happy sangat sbb my husband awal2 pg dah
 wish...kwn2 pejabat...along, imran my nierce...siap call kat opis tu
 nyanyi2...ptg lepas opis hour...husband ajak pi pizza hut kat
rawang...tp
 aku rasa mcm jauh sangat..dia pun penat baru abis final exam...so kami
 mkn kat tg malim je..

 26 Mei 2009 -
 bangun pagi je...time nak mandi...aku tgk ada darah...mcm 1st day
 period...masyaAllah ...aku baru je masuk 32 miggu pregnant (8
 months)...gelabah2 call along tp tak angkat...call my sister in
law..(x
 nurse)..dia advice suruh pi hospital...check up..takut uri dok
bwh...so
 aku bergegas ke klinik kesihatan... staff nurse scan...(dr.kursus masa
tu
 katanya)...tak de pape...baby ok...uri dok atas...semua ok...diaorg
tak
 leh detact...aku check pad....still ada darah...so aku ditolak ke
 Hospital slim river...so bermula le kisah aku berkampung di
 hospital...dan sejarah masa mengandungkan husna berulang lg...lg
sekali
 aku naik ambulans...terus ditahan di labour room..merasa le di
 seluk..dikorek. ..papsmear. ..sakitnya hanya ALLAH yg mengetahui.. .

 27 Mei 2009-
 masih di tahan di wad...tp darah tak keluar lg...mak n bpk bergegas ke
tg
 malim dari air port...diaorg baru je balik bercuti dari Indonesia...
ambik
 husna, bwk baik tg karang

 28 Mei 2009-
 aku dibenarkan keluar....baby aku ok...bledding dah tak de...cuma kena
 refer hospital untuk check up seterusnya oleh dr pakar...cuma dr bg
 pilihan sama ada aku nak operation or normal delivery.... aku nak cuba
 normal...tp husbang aku prefer operation... tak sanggup tgk aku sakit
 bersalin lama mcm masa bersalin Husna dulu

 29 Mei 2009-
 berehat di rumah....baru bgtau husband...still bledding...tp aku thik
 positive...tak de pape kot...panas je bdn...ptg tu, balik tg karang
jumpa
 Husna...rindu sangat kat dia

 30 Mei 2009
 duduk rumah mak...lepak2. ..ptg tu bwk husna jln2...

 31 Mei 2009-
 still bledding...tp gagahkan diri berjln ke Tesco Kuala
Selangor...untuk
 final shopping barang baby...beli tilam kekabu untuk baby...untuk
 dipadankan dgn katil baby yg aku beli dari B, still bledding...sakit2
dah
 kat ari2....tp gagahkan diri untuk berjln...ptg pkl 5 bertolak balik
ke
 tg malim..masih sakit...

 lepas drop adik aku rizal kat komuter rawang...sakit masih menyucuk
 nyucuk....singgah klinik nabilah untuk scan....kepala baby dah masuk
 lubang...tu yg buat aku sakit2...balik rumah, mkn2....siapka brg untuk
 antar husna ke nursery....sakit kat ari2 merebak ke pinggang....
ooo...ini
 dah lain mcm...aku bgtau husband, terus aku di bawa ke
hospital...husna
 aku tinggalkan kat rumah pengasuh dia...dan bermula le...kisah aku....

 1 June 2009-
 aku disuntik ubt matangkan paru2 baby...kerana, baby aku baru berusia
33
 minggu 4 hari...di suntik juga ubt penahan sakit....tak bg bersalin
 lg...rupanya, aku dah nak bersalin...dah buka 2 cm...dr cuba suntik
ubt
 kat aku, tak nak bg bersalin lg...sakitye ALLAH je yg tahu...tp demi
 baby, aku tahan w'pun aku dah nangis2 masa disuntik tu...esok
 pg...constraction tak kerap sangat...so aku ditolak ke wad
 bersalin...menjelan g mlm..sakit tu dtg lg...makin kerap...n kerap...n
 kerap.....nurse check...dah buka 4 cm...makin kerap sakit...di check
lg
 dah buka 6 cm..terus di tolak semula ke labour room

 2 June 2009-
 sakit....makin sakit...n sakit....dah buka 10 cm...husband aku dtg
 menemani aku...push.. ..push... .aku teringat pesan along..push masa
rasa
 sakit je...ALHAMDULILLAH, senang sangat bersalin yg ini...aku selamat
 bersalin dan ALHAMDULILLAH. ..aku dpt baby boy...sangat comel...iras
muka
 imran hakim anak along aku...aku sempat susukan dia...berat dia 2.22
kg
 (33 minggu)...tp dia kena di bawa ke wad Special Care Nursery (SCN)
untuk
 check up lebih lanjut...aku happy sangat dpt baby BOY...bukan
bermaksud
 aku tak suka dpt Husna, tp aku gembira...aku dpt sepasang anak....

 waktu lawat tgh hari, aku sempat jenguk anak aku di wad SCN...dr
 mengesahkan, anak aku kena rawatan rapi...mungkin ada masalah paru2 or
 jantung...tp tak sure lg...aku cuba think positive...mungkin sbb anak
aku
 dilahirkan pramatang... tu sbb dr ckp mcm tu...

 3 June 2009-
 aku jenguk anak aku sorang2 kat wad SCN...masih berwayar...dr. pakar
 kanak2 mengesahkan kat aku...yg anak aku berkemungkinan menghidap
 penyakit jantung berikutan ada bunyi di dadanya...mungkin akan di
refer
 ke IJN untuk imbasan jantung...Ya allah...aku sangat risau n susah
 hati...aku cuba untuk perah susu aku...untuk bg kat anak aku...tp
belum
 ada susu...aku cuba...tanpa putus asa...aku dah boleh discharge dari
wad
 bersalin...tp kena duduk di Wad SCN untuk menemani anak aku...atas
 perbincangan bersama...suami aku memberi nama pd baby kami...Qaid
 Ahmadinejad yg bermaksud-Pemimpim/ ketua yang berani menegakkan
 kebatilan...

 4 June 2009-
 kami membawa Qaid ke IJN untuk imbasan jantung...Dr. pakar di
 sana..mengesahkan yg anak kami menghidap penyakit jantung berlubang
(tp
 kecil) dan injap jantung tersumbat... . .aku ttp tabah menghadapi
dugaan
 ALLAH ini...aku cuba untuk think positive..selagi ada jln, selagi tu
kami
 akan usaha...janji Qaid sihat...seperti kakaknye Qaisara Husna...Dr.
 pakar mengesahkan 15 June ini anakku akan di tahan di IJN...untuk
minor
 operation

 5 June 2009-
 Qaid dah dibenarkan untuk terus menyusu bdn denganku...susuku pun
semakin
 banyak...ALHAMDULIL LAH....moga dgn susu ku ini..dpt menyihatkan tubuh
bdn
 Qaid...dan aku tak putus2 berdoa...

 6 June 2009-
 Qaid ditukarkan ke wad biasa...buka ICU lg...ini satu pembaharuan.
..tp
 masih dipasang ubt IV Prostaglandin iaitu sejenis ubt jantung....n aku
 boleh meneruskan tugasku sebagai seorang ibu...dpt menyusukan dia
seperti
 biasa...

 7 June 2009-
 Qaid berasa selamat setiap kali aku
 mendukungnya. ..berzikir. ...beratib. ...makin sihat...

 8 June 2009-
 lagi 5 hari untuk dibawa ke IJN....5 more days my darling!!... sabar
ye
 sayang ibu...bertahan ye...

 9 June 2009-
 siang mlm aku habiskan masa di sisi Qaid...

 10 June 2009-
 aku rindu kat Husna...tp aku tak perlu risau...Husna dah cerdik...dah
 boleh berdikari... Qaid perlukan ibu lg dekat disisinya... .kakak kena
 mengalah ye sayang...

 11 June 2009-
 Qaid makin sihat....berak kencing normal mcm baby lain...aku menjadi
 penghuni senior di wad SCN...org lain keluar masuk...aku masih ttp di
 sini....tak pe...demi anakku...aku rela berpantang di hospital

 12 June 2009-
 mak suruh aku perah susu banyak2...tinggal untuk Qaid...pg2 suamiku
dtg
 ambik untuk balik..bertungku. ..mkn nasi panas...n etc...tp aku
 tolak...tak sanggup tinggalkan anak aku pg2....biarlah aku tak berapa
 sempurna berpantang.. ..janji aku ttp berada di sisi anakku...

 13June 2009-
 2 more days sayang....bertahan ye

 14 June 2009-
 aku sangat happy hari ni....aku esok aku akan ke IJN...balik rumah tgh
 tu...packing brg

 15 June 2009-
 Hari yg dinanti-nantikan. ...pg lg aku dah mandi, bersiap...susukan
Qaid
 kenyang2..sbb aku akan bawa Qaid ke IJN...

 on the way ke IJN, Dr.caroline dari Hospital SLim River telefon,
 mengatakan yg nama anak aku tidak di refer ke wad IJN...bg aku ini
satu
 petanda...kenapa berliku liku perjalanan anakku ini...kenapa diaorg
 careless menjalankan tugas....aku n suami dah uruskan pembayaran
anakku
 untuk di tahan di wad...17 June akan di operation... kenapa diaorg ni
 teruk sangat...pasal apa susahkan anak aku...berapa lama lg anak aku
akan
 bertahan???? aku nangis tak tentu arah....for the 1st time semenjak
anak
 aku sakit...aku menangis sebegini teruk....

 16 June 2009-
 atas usaha Dr. Ahmad, Dr pakar kanak2 hospital slim...Qaid dpt juga di
 bawa ke IJN..tp untuk check up...sama ada boleh di operation atau
 tak...selepas di Check oleh Dr. Haifa(Dr pakar jantung IJN)...dia ckp
 Qaid kena tunggu berat naik dulu baru diaorg confident untuk
 operation... sbb Qaid masih kecil...urat2 dia masih halus...takut
terkoyak
 bila di operation... so aku kena bwk balik slim...untuk tunggu kg dia
 naik...Dr. ahmad bantu aku n husband...dia order 1 serbuk soya n
minyak
 MCT oil...yg selalunye dia beri kepada baby2 untuk naikkan kg...kalau
 tanpa bantuan2 semua tu...kemungkinan anak aku naik kg adalah dlm masa
 sebulan....so lepas di beri beda2 tu...kg Qaid akan naik dlm masa 2
 minggu...bermula le episod duka dlm hidup aku...Qaid tak dibenarkan
 menyusu terus dgn aku...alasan : nanti dia penat..kg dia lambat
 naik...aku kena perah susu...dan anak aku diberi minum melalui
 tiub...sangat sedih sbb dia mencari2 susu aku...aku cuba juga untuk bg
 curi2....tp tiub tu menyebabkan dia tak selesa...

 17 June 2009-
 masih meneruskan usaha memerah susu untuk Qaid....aku kena sediakan 42
cc
 susu aku...every 3 hours...

 18 June 2009-
 susu untuk Qaid dinaikkan ke 44 cc...tanpa Qaid breast feed
 dgnku...susuku tak berapa banyak keluar...sangat buat aku susah hati

 19 June 2009-
 berat Qaid naik ke 2.395 kg...ALHAMDULILLAH

 20 June 2009-
 susu untuk Qaid dinaikkan ke 48 cc...Ya ALLAH...permudahkan lah urusan
 kami...perbanyakkan le susu ku...demi kesihatan anak ku Ya ALLAH!!!

 21 June 2009-
 susu untuk Qaid dinaikkan ke 50 cc...aku cuba minum air banyak....mkn
 lobak putih...minum susu anmum...minum sangat banyak...takkisah kalau
 urat aku kembang atau perut aku buncit...demi Qaid...aku rela...Demi
 kesihata anakku

 22 June 2009-
 masih di Wad SCN...menemani annakku...makin tembam...makin chubby...pg
ni
 bila ditimbang berat....berat Qaid naik ke 2.44
 kg....alhamdulillah ...Qaid.. .bertahan ye...4 kg lg sayang...

 23 June 2009-
 susu Qaid dinaikkan ke 55 cc bersamaan 2 auns...aku tak putus
asa..terus
 memerah susu setiap 3 jam sekali...demi annakku...Qaid Ahmadinejad

 24 June 2009-
 pg ni, Qaid masih aktif mcm biasa....nangis bila disalin pampers...tp
dia
 mmg baik..tak banyak ragam...tak kuat nangis mcm baby lain...senang
 jaga..senang bersalin...

 11.30 pg- aku baru perah susu Qaid...tgh tunggu nak bg susu...tiba2,
SP02
 (deyutan nadi) dia menjunam dari 90 lebih ke 5..aku jerit panggil
staff
 nurse....terus refer dr....dr buat CPR pada annak ku yg masih kecil
 ini...terus dia nangis mcm biasa....

 tgh hari tu, Qaid di masukkan ke ICU baby....katil mula2 dia
 lahir...untuk pemerhatian rapi...

 aku dimaklumkan oleh Dr., sekali lg perkara ni terjadi masa aku mkn
 tgh...dan dr buat CPR lg pd anakku...dan mereka mengambil keputusan
untuk
 memakaikan Qaid oksigen untuk bantuan bila dia berhenti bernafas
lg...aku
 sangat risau..Ya ALLAH...selamatkan lah ANAKKU....jauhi le dia dari
 bahaya...sembuhkan lah anakku ya ALLAH

 ptg tu perkara ni jadi lg buat kali ke 3...3 kali mereka membuat CPR
ke
 atas anakku...

 25 June 2009-
 aku tak nak tinggalkan Qaid...tp staff nurse suruh aku rehat...suruh
 tido..diaorg ada tunggu Qaid katanya...aku pun tido di bilik sebelah
 anakku...menjelang pkl 3 pg, nurse kejut aku...bgtau suruh perah
susu...n
 di maklumkan perkara siang td jd lg sekali...dah aku tak tido terus
 bermula pkl 3 pg itu...untuk menemani anakku....aku takut perkara tu
 terjadi lg...aku dimaklumkan oleh dr., CPR dah diber sebanyak 4 kali
 untuk anakku...dan itu tak bagus untuk seorang baby...jika dia survive
 pun...katanya, kemungkinan dia akan cacat...sbb oksigen dia
kurang...dia
 tak lawan...dia bergantung pg oksigen tu...aku risau...sangat risau

 pkl 8 pg-
 perut Qaid membesar...dr mengesahkan ada kuman di perutnya...tak tau
 punca dari mana...aku bingung...kenapa tidak terjadi pd baby2 org
 lain..kenapa anakku....Qaid sakit jantung...kenapa tak jd kat baby2 yg
 sihat2 yg lain...kenapa mesti anakku yg kena..Qaid di suruh
 berpuasa...tak dibenarkan menyusu..masuk 2 hari aku tak dengar
suaranya
 semenjak di pakaikan tiub oksigen itu...ya ALLAH...ujian apakah yg KAU
 uji terhadapku.. ..adahkah kerana dosa2ku yg lalu perkara ni di uji ke
 atasku..kenapa mesti anakku yg menjadi mangsa??kenapa ya ALLAH....Qaid
 menangis tak dengar suara...tp hanya air mata yg keluar yg sangat
 menghibakan hati ku....

 menjelang ptg..aku minta untuk balik kerumah sebentar...untuk rest,
pkl
 8, dr caroline call...suruh aku n husband ke hospital segera...

 kami disahkan yg tekanan darah anak sangat rendah....sebarang
kemungkinan
 bakal berlaku...dan kami di benarkan duduk menemani anak kami...masuk
2
 mlm aku tak tido ...aku sangat takut....takut dia pergi tanpa ibunya
di
 sisi....Qaid. ..bertahan nak...bertahan sayang...ibu ada teman Qaid...

 26 June 2009-
 pg Jumaat....aku tak tido semalaman, menemani Qaid...aku sangat takut
 dengan sebarang kemungkinan yg bakal berlaku...aku tak mkn, tak
 mandi...terus menemani Qaid...sampaikan kwn2 yg dtg menjenguk kami di
wad
 itu pun aku tak pedulikan..aku tak nak berganjak walaupun
sekejap...aku
 takut Qaid pergi meninggalkan aku bila aku tak de disisinya... aku nak
 sentiasa menemani anakku...puas di pujuk oleh suamiku untuk berehat
 sebentar, tp aku tak peduli...aku tak nak...

 menjelang tgh hari, Dr. Caroline memberitahu kami...anak kami sangat
 lemah...bergantung sepenuhnya pd mesin oksigen..dia tak fgiht lansung
 katanya...dlm hatiku..mcm mana dia nak fight, kalau di cucuk ubat
 bergelen gelen...babyku pramatang... masih dlm hari..mana dia mampu n
 sanggup menanggung bergitu banyak antibiotik yg masuk ke bdnnya...even
 org tua sekali pun tak sanggup terima...babyku masih kecil..antibody
dia
 sangat lemah!!!!Dr caroline berkata..."BERSIAP SEDIA DGN SEBARANG
PERKARA
 YG BAKAL BERLAKU....KAMI CUBA SELAGI TERMAMPU, EVEN QAID SURVIVE PUN,
 KEMUNGKINAN DIA MENGALAMI KECACATAN... aku tak kisah, cacat
ke...sumbing
 ke walau mcm mana pun anakku alami, aku terima...aku bela dia...aku
tak
 sanggup dia tinggalkan aku...

 tp aku tak nak tunjuk kesedihan aku depan suamiku, aku hanya mampu
 berkata pd suamiku 'BANG, APA PUN YG BAKAL TERJADI..KITA
REDHA"...w'pun
 mulutku berkata bergitu...hati ku menafikannya. ...Qaid.. .bertahan
 nak...ibu ada teman Qaid

 bpk dan ibuku dtg melawat...membawa bekalan untukku, airmata ku tak
mampu
 bertahan.... aku nangis sepuas puasnya...aku meluahkan apa y terpendam
di
 hatiku pd kedua org tuaku...ibuku hanya menasihatiku,
 berdoa...berdoa. ..pelbagai surah diberi utukku lafazkan di ubun2
 anakku...di telinga anakku...bpkku berkata, sabar...ini dugaan
 allah...alah nak uji awak...even anak awak cacat sekali pun, kalau
awak
 dan azrol tak mampu nak bela, kami sanggup bela.....beri pd
kami...bpk,
 mak...mulia sungguh hatimu....

 aku ttp menunggu...dan menunggu di sisi anakku...sayang, ibu ada di
 tepimu..menemani Qaid...Qaid jgn bimbang...ibu ada....Qaid jgn
takut...ibu
 teman Qaid...tp hati seorang ibu, tak sanggup tgk anaknya di
perlakukan
 sedemikian rupa..diinject sana sini....tak cukup kaki tangan, betisnya
 pula di cucuk...di ambil darah..Dr.ckp, puan, darah anak puan tak
 cukup....aku rela mereka menambah darahku..... ambil le sebanyak
 mana....asalkan anakku selamat...

 ptg, Dr. pakar kanak2 dtg menjenguk... dia memaklumkan pd kami...kuman
itu
 dah merebak ke ginjal anakku...anakku tak kencing..tak berak..perut
makin
 membesar...kulit makin menipis..merah2 dah ketara di bahagian
perut...ya
 allah....aku bermohon kepadamu...aku REDHA kau ambil nyawa anakku..jg
lah
 di biarkan anakku di seksa sedemikian rupa...jika ada kesalahan ku,
 kesalahan suamiku...biarlah kami yg menanggung dosa yg kami
 lakukan...tetapi jgn le anakku yg menjadi mangsa...aku bagaikan hilang
 pedoman....hilang kewarasan... pabila melihat anakku sedemikian
rupa...

 Dr. pakar membuat keputusan untuk di adakan minor operation untuk
menebuk
 sedikit lubang di perut anakku...untuk melihat sama ada ususnya telah
 pecah (yg mengakibatkan perutnya membesar) atau asid...atau dpt
 mengurangkan kekembungan bayiku itu...

 aku terus berada di sisi Qaid...membaca ayat2 suci, pelbagai
doa...untuk
 kekuatan anakku...aku menjadi kuat semangat, berfikiran positif..yg
 anakku bakal sihat kembali..selagi ada cara...selagi tu aku terus
 berfikiran positif..aku tahu anakku kuat...jika ibunya kuat...air susu
yg
 mengalir pd anaknya membuatkan anaknya menjadi kuat...aku terus berada
di
 sisi Qaid, dia memberi respond padaku...kakinya diangkat-angkat. ..aku
 terus mengusap pipinya...aku lihat airmatanya mengalir...matanya
 terbuka...rupanya dia menangis...aku usap lg pipinya..mulutnye
bergerak
 gerak...rupanya anakku lapar..dia nak susu...bila ku suarakan pd
 nurse...Dr. tak bg, anakku kena puasa...sedihnya la hatiku..hibanya
 rasa...Qaid. ...ibu tak berdaya sayang....adik sakit...kalau ibu bg
 juga...nanti perut adik tak leh menerima...ibu tak mampu sayang...

 menjelang mlm...pkl 10.30, sebelum Dr. Ahmad dtg, anakku putus nafas
 sekali lagi...Dr. Sumi membuat CPR pada anakku...aku terus keluar dari
 wad NICU itu kerana tak sanggup melihat...sedangkan org tua pun di
buat
 CPR kita rasa sakit..inipula baby kecil...dlm hari..masih dlm
pantang..ya
 ALLAH...berilah kekuatan pd ku...suamiku terus membaca yassin di sisi
 anakku...jantungnya semakin lemah..tekanan darah mula tak stabil...CPR
yg
 di lakukan kali ini...begitu lama di bandingkan dari hari2 sebelum
 ini...bila keadaan dah stabil, Dr. Ahmad terus membuat minor operation
pd
 anakku...kemudian. .setelah selesai, dr. ahmad menunjukkan pd
 suamiku...bahawa. ..usus anakku elok, yg keluar hanya darah dan air
 sahaja...aku bersyukur... bersyukur kerana tiada apa2 yg berlaku pd
organ
 anakku...

 selepas Dr. Ahmad membuat minor operation pada anakku...anakku putus
 nafas sekali lg...Dr. Ahmad dan Dr2. yg lain terus membuat CPR pada
 anakku..aku tak masuk ke bilik itu...tp terus melihat dari
 luar...kemudian, dr. sumi dtg kepadaku...MAK. ..TAK NAK MASUK KE
 TGK??...aku ckp...nanti Dr., saya tak sanggup tgk anak saya dilakukan
mcm
 tu...tak sampai hati...

 kemudian...aku lihat, suamiku menangis...menangis tak henti
henti....aku
 terus berlaki ke arah suamiku...kemudian aku duduk di sisinya...Dr.
Ahmad
 dtg kepadaku...dia ckp, KITA DAH BUAT CPR PD BABY SEBANYAK 6
KALI...TAK
 ELOK UNTUK BABY, DIA SEMAKIN LEMAH...KITA CUBA SEDAYA UPAYA...TP DIA
TAK
 RESPOND...IBU BOLEH CUCI TANGAN...DUDUK DEKAT ANAK...BOLEH PEGANG
 DIA...aku terus membasuh tanganku...dan aku ttp mengatakan pd
 suamiku...BANG, KITA REDHA...REDHA DGN UJIAN ALLAH...kemudian, aku
terus
 pergi pada Qaid....mencium dia tanpa henti...melafazkan kalimah
syahadah
 padanya...membaca ayat2 lazim pdnya...membaca doa nabi yunus
 pdnya...kemudian. .aku tgk Dr. terus menanggalkan mesin dan wayar2 yg
 melekat di bdnnya...kenapa Dr???Dr. ahmad terus menggeleng.. ..Ya
 ALLAH....Qaid. ..anak ibu, kenapa tinggalkan ibu..ibu tak sanggup
 nakkkk....aku seperti hilang akal...hilang kewarasan aku....Qaid.
...ibu
 sayang Qaid...kena tinggalkan ibu sorang2..ibu tak sanggup
 nak...Qaid.. .kenapa kuman tu kena kat Qaid..kenapa tak pd budak2 lain
yg
 sihat2...anak ibu sakit jantung...kenapa anak ibu yg kena...Ya
 ALLAH.....kenapa ambil anakku dari ku..kenapa tak ambil aku
 sekali???Qaid. ......... .

 aku terus pengsan....lemah. ...adakah ini hanya mimpi...adakah ini
hanya
 gurauan semata mata...Ya ALLAH.....berat sungguh ujian mu ini....aku
tak
 mampu untuk berkata apa..hanya air mata yg mengalir tanpa
henti...berat
 sungguh ujianmu ini ya ALLAH...berilah aku kekuatan ya ALLAH...

 suamiku mula menelefon ahli2 keluarga kami...memberitahu ttg berita
pahit
 ini...ramai yg cuba menghubungi ku....tp aku begitu lemah untuk
 menjawab..terlalu pahit dugaan ini...ibu mana yg sanggup berpisah
dengan
 anaknya...tiada sapa yg mampu berada di tempatku ini..

 menjelang pkl 1.30 pg...kakak iparku (kak ida) dan abg wan
sampai...aku
 terus terusan menangis...tak sanggup rasanya menerima hakikat
 ini...adakah aku bermimpi...atau ini hanya mainan tidurku...ku cubit
 cubit lenganku..ku ketuk ketuk kepalaku...betulkah semua
 ini...ya...hakikatn ya mmg benar....ini adalah realiti..bukan
mimpi...aku
 harus menerima dugaan ini dengan tabah...tp aku menafikan... .aku
 redha....tp aku tak sanggup meniti hari-hari berpantang aku tanpa Qaid
di
 sisi..mcm mana keadaanku nanti..ya allah...kuatkanlah semangatku..
.aku
 begitu lemah sekali...

 Jenazah Qaid dikafankan di hospital...sebelum kami berangkat ke rumah
 mayat, aku dibenarkan untuk melihat jenazah anakku...Ya ALLAH...anakku
 seperti tidur....senyuman dibibirnya.. ..begitu comel wajah
anakku..begitu
 tenang sekali dia pergi dijemput ilahi...Ya ALLAH...besarnya rahmatmu
 ini...aku bersyukur... anakku pergi meninggalkan aku...aku sayang
 padanya...tetapi ALLAH lg menyayangi nye...aku tak perlu
khuatir...Qaid
 akan dijaga oleh ALLAH..walaupun aku tak sanggup menerima dugaan
 ini...aku REDHA Qaid pergi...aku cium..cium.. cium jenazah anakku
tanpa
 henti...

 sebelum kami berangkat dari wad SCN...aku peluk rakan2 kenalanku di
wad
 itu...moga dugaan yg menimpaku ini..dijadikan sebagai kekuatan diri
 mereka agar jgn mengeluh menjaga anak mereka yg sedang sakit di wad
 itu...sempat aku berpesan...kuatkan lah semangat korang...aku tak
pernah
 berputus asa berusaha menyembuhkan anakku Qaid...sehingga nyawanya di
 jemput ALLAH...aku kuatkan semangatku.. .dari mula aku menerima berita
 Qaid sakit...sampai le ke hujung nyawanya...aku tak pernah mengabaikan
 dirinya...meninggal kan dirinya kesorangan.. .jdkanlah kisah aku
sebagai
 kekuatan korang....

 ku lihat..semua staff nurse menangis...dr. sumi pun begitu..aku
ucapkan
 terima kasih di atas layanan mereka sepanjang aku dan Qaid berada di
 bawah jagaan mereka..

 ku turut anakku sehingga ke rumah mayat...di mandikan
 jenazah...dikafanka n..semua dilakukan oleh suamiku....aku begitu
 lemah...adik2ku menangis tersedu sedu kesedihan pabila melihat jenazah
 sekecil itu...begitu suci...tersenyum. ..putih bersih...ya
ALLAH....berilah
 kekuatan ke atas ku....rahmatilah pemergian anakku ini ya ALLAH

 menjelang pkl 2 pagi...kami sampai di rumah....mak dan mak mertuaku,
adik2

  iparku telah menyiapkan segala kelengkapan. ..jenazah anakku
diletakkan di
 atas tilam kekabu yg ku beli khas untuknya...untuk dipadankan dengan
 katil baby yg kubeli dari B, sayu hatiku....sayu sangat...melihat
segala
 pakaiannya.. kelengkapannya. ..yg tak pernah di usik..dipakai lg...mcm
mana
 agaknya diriku nanti...mengadap segala brg2 keperluan Qaid...mak
 menangis...begitu juga mertuaku...aku begitu lemah...aku baring di
 sebelah anakku Husna...ku peluk anakku...husna, hanya tinggal husna
 sebagai kekuatan ibu meneruskan kehidupan ibu...husna jd anak yg baik
 ye...adik husna dah takde...husna tak sempat tgk Qaid...hibanya rasa
 hatiku ya allah...

 along sampai, terus mengurut bdnku...urut kepala ku..urut
 kakiku...kemudian, dia menyertai ahli keluarga yg lain..mengaji untuk
 jenazah anakku...

 suamiku membuat keputusan untuk menyemadikan jenazah anak kami di
tanjung
 karang...bpk menguruskan segala keperluan di tg karang dengan wak
 leman...kemudian, mak, ajip, ijal along n family meneruskan perjalanan
ke
 tg karang...aku dan yg lain2 akan bertolak selepas subuh...menunggu
ahli
 keluarga suamiku dari kedah..

 sesudah subuh, kami bersiap..hatiku pilu..hiba.. .pabila merasa susuku
 bengkak..bengkak sangat...ya ALLAH...Qaid haus....Qaid nak susu...aku
 memerah susuku tanpa bantuan pam, begitu banyak susu ini....tapi aku
 ralat...Qaid tak sempat menyusu buat kali terakhir...hiba sungguh
 hatiku...ibu mertua ku memelukku n menenangkan hatiku...aku pilu..pilu
 bila melihat jenazah anakku di hadapan mataku...betul. .ini bukan
 mimpi..tp kenyataan..aku harus hadapi...husna bangun dari tidur,
 eh...adik dah balik....eh adik tidur???kakak. ....adik kakak dah tak
 de...terlalu pahit air liurku untuk memberitahu husna bahawa adiknya
 telah di jemput ilahi...paham kah dia ttg kehilangan adiknya??

 kemudian...selepas subuh, selepas kehadiran jiran2 tetanggaku melihat
 jenazah....kami bertolak ke tg karang...sedih hatiku bila melihat
 satu-satunya kawanku dtg...B, anak aku dah takde...anak aku dah
dijemput
 ilahi...tinggal aku sorang b....B peluk aku, menenangkan
 hatiku....sabar. ..sabar jie...ni semua dugaan allah...ko beruntung
sbb
 ada anak kau yg menunggu ko di syurga nanti...sedihnya hatiku menerima
 hakikat ini....kemudian, dtg jiranku yg paling rapat denganku..kak
mas,
 aku peluk kak mas...kak mas, saya dah lama nak anak lelaki...tp
sekejap
 je allah pinjamkan pd saya...sabar jie...sabar. ..ini semua
dugaan...air
 mataku dah kering....dah kering untuk menangis lg...hati aku
 pilu...hiba. .sedih... tp air mataku tak mampu lg untuk keluar...

 kami meneruskan perjalanan kami ke tg karang..sepanjang jln, tak
 putus-putus sahabat2 n kenalan2 sms...mengucapkan takziah...antara
 banyak2 sms yg aku terima...aku begitu tenang pabila membaca sms dari
 ustaz nasir, rakan kerjaku di FSSK...JIE, QAID TU
 KETUA...PEMIMPIN. ..INSYAALLAH, DIA AKAN MENGETUAI UJI DAN SUAMI DI
SYURGA
 NANTI...amin. ...amin.. .ya rabbal alamin..

 Sampai di tg karang...aku disambut oleh along...aku diminta berehat di
 dlm bilik....mak bg aku mkn...pahit sungguh air liurku ini...aku tak
mampu
 menelan apa2 sahaja....aku tak mampu....kemudian, rumah ayahku ini
 dipenuhi oleh ahli keluarga..kenalan. .sahabat2 handai...kemudian, aku
 diminta untuk mencium jenazah Qaid buat kali terakhir.... aku berjalan
ke
 aras jenazah...jenazah anakku seperti tidur....aku terlupa bahawa
anakku
 sudah meninggalkan aku...aku cium anakku...cium tanpa
henti...kemudian,
 secara tiba2...aku berzikir pd jenazah
 Qaid...SUBHANALLAH. ..WALHAMDULILLAH ..WALAILA HAILLALLAH WALLAH HU
 AKBAR...zikir yg selalu aku ratibkan pd qaid bila dia
 menangis...mengigau ....ya allah...anakku hidup lg..dia cuma
tido..tido
 seperti hari2 biasa....tido selepas mandi...selepas di beri susu...ya
 ALLAH...jgn ambil anakku....Qaid, ibu sayang Qaid..jgn tinggal kan ibu
 nak..mcm mana keadaan ibu nanti tanpa Qaid....Qaidddddddd dddddddddd.
.....

 jenazah anakku di kebumikan di sebelah kubur arwah opah....betul2 di
tepi
 kubur arwah opah...aku bersyukur... .sekurang kurangnya Qaid tak
 sendiri...nyang ada menemani Qaid..

 Ya ALLAH, Aku REDHA di atas ujianmu ini...Aku REDHA ya ALLAH...kau
 limpahilah rahmatmu ke atas roh anakku ya ALLAH...lindungilah Qaid ya
 ALLAH....jagalah Qaid di sana ya ALLAH...lindungilah dirinya ya
 ALLAH...berilah kekuatan ke atasku ya ALLAH...aku masih ada husna dan
 suamiku, tetapi Qaid sorang2 di sana ya ALLAH...temanilah anakku ya
 ALLAH....jgn dibiarkan dirinya kesorang ya ALLAH...selama ini aku tak
 pernah biarkan dirinya kesorangan.. ..aku REDHA ya ALLAH...aku
 REDHA....kerana kau lebih menyayangi anakku dariku...

 Qaid, ibu sayang Qaid...sayang sangat kat Qaid...w'pun Qaid hanya
 dipinjamkan sekejap kepada ibu...tp ibu bertuah sangat..dpt susukan
Qaid,
 jaga Qaid siang dan malam...cium Qaid tanpa henti...bacakan surah,
 ayat-ayat lazim, doa dan zikir tanpa henti pada Qaid...Qaidlah
anugerah
 yg amat berharga pada ibu..w'pun hadirmu hanya sekejap nak...tp
Qaidlah
 anugerah yg tak ternilai dari ALLAH untuk ibu...tunggu ibu di syurga
ya
 nak..doakan ibu kuat, kuat mengharungi hari2 pantang ibu tanpa
 Qaid...kesian kat kak husna nak...terbiar tanpa kasih ibu..bukan ibu
tak
 sayang pd kakak...tp ibu lemah...lemah dengan kehilangan Qaid...doakan
 ibu ye nak...doakan ibu..semoga ibu kuat...ibu takkan lupakan
Qaid...ibu
 akan sentiasa mendoakan Qaid...begitu juga abah...kehilangan Qaid
 merupakan satu tamparan pada ibu dan abah...ibu ingat ibu lg kuat dari
 abah...tp rupanya ibu sangat lemah menerima berita ini....

 Qaid...hadirmu adalah anugerah ALLAH yg tak ternilai pd ibu nak....ibu
 sayang Qaid...ibu halalkan susu ibu...ibu minta maaf kalau selama ini
 jagaan ibu pada Qaid tidak sempurna nak...ibu sayang Qaid...

           QAID AHMADINEJAD 2 JUN - 26 JUN 2009-IN LOVING MEMORY


                   ibu, abah dan kakak husna sayang Qaid
There was an error in this gadget